Resep Macaroni Schotel kukus

Mungkin sudah banyak resep Macaroni Schotel di buku or internet, tapi yang satu ini diturunkan oleh Mama secara langsung #hallah. Dengan peralatan seadanya di dapur #alesan.  Bisa dimodifikasi sesuai lidah masing-masing *motor kaleee.

Rebus Macaroni

  1. Rebus air hingga matang.
  2. Masukkan 10 sendok makan munjul macaroni ke dalam air matang tersebut, rebus hingga matang.

Bahan 1

  1. Siapkan daun bawang sekitar Rp2.000,00. Potong kecil-kecil pada setengah bagian bawahnya. Sisanya (bagian atas sampai tengah) bisa disimpan untuk masakan lain.
  2. Geprek 3 siung bawang putih, lalu potong tipis-tipis.
  3. Geprek 3 siung bawang merah, lalu potong tipis-tipis.
  4. Potong kecil-kecil 1 bawang Bombay.
  5. Potong kecil-kecil daging ayam. Kalau aku beli fillet ayam itu dipakai 1/3nya saja. Bisa diganti dengan udang atau daging, sesuai selera masing-masing.

Bahan 2

  1. Potong kecil-kecil 3 sosis.
  2. Potong kecil-kecil 2 wortel. Kalau dapat wortel yang bagian tengahnya keras, bisa dibuang saja.
  3. Potong kecil-kecil 2 bakso.

Cetakan

  1. Olesi cetakan dengan mentega.
  2. Kemudian taburkan tipis-tipis dengan tepung terigu.
  3. Fungsi mentega dan tepung terigu agar ketika matang, Macaroni Schotel tidak lengket dengan cetakan.

Telur

  1. Kocok 3 telur

Proses Pembuatan

  1. Panaskan minyak sedikit.
  2. Tumis semua bahan 1 sampai harum.
  3. Campurkan dengan macaroni, bahan 2, lalu aduk rata.
  4. Campur dengan masako, merica bubuk sedikit (bila ingin ada rasa pedas) dan 1 sendok makan gula.
  5. Masukkan sedikit air, masak sampai airnya kering, bahasa jawanya sih “sampai airnya sat.”
  6. Matikan api. Tunggu sebentar hingga agak dingin.
  7. Masukkan kocok telur lalu campur hingga rata.
  8. Pindahkan ke cetakan.
  9. Kukus dengan magic com (maklum, aku masih cuma punya magig com, kalau ada alat kukus di atas kompor ya bisa. Bisa juga dioven, tapi aku belum punya, huhuhu…) sampai sekitar 15-20 menit agar benar-benar matang.

Selesai. Jadinya 5 buah cetakan besar (di foto yang kotak) dan 15 buah cetakan kecil (difoto yang bulat). Oh ya, bisa ditambah dengan bihun, atau jamur, atau jagung. Pokoke rasane sesuai selera masing-masing deh.  Selamat mencoba. Semoga resep ini mudah dipahami. Maklum, masih level amatir ^_^

About these ads

8 responses

  1. muak nyuuus .. . . . .

  2. wah keren tuh, sederhana, praktis en murah meriah. aku sebelumnya jg udah pernah coba tpi dikukus pake penanak nasi. trus digoreng pake tepung roti

    1. menarik nih, kapan-kapan aku coba goreng deh ^_^

  3. keliatannya ga enak bgt…

    1. enak kok hihihi #Maksa

  4. kalo dilidah mungkin rasanya enak, tapi tampilan juga mempengaruhi selera seseorang,,,keliatan pucat…mgkn karena dikukus ya….pgn nyoba tapi kocokan telornya disiram diatasnya atau pake keju melt….hmmmm….

    1. iya, tampilannya pucat :-)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 67 other followers

%d bloggers like this: