BATIK INDONESIA DAN TELEVISI

Oleh : Wuri Nugraeni

BATIK SEBAGAI WARISAN BUDAYA

Batik Indonesia telah masuk dalam Daftar Representatif Budaya Tak Benda Warisan Manusia oleh UNESCO pada tahun 2009. Saat ini, juga sudah banyak berjajar penjual batik baik di pasar tradisional hingga mall. Beberapa kali pagelaran busana bernuansa batik pun digelar untuk memamerkan kreasi anak negeri. Bahkan ada mobil batik dan kereta api batik. Tumpukan kenyataan yang cukup menggembirakan.

Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama.

[dari http://id.wikipedia.org/wiki/Batik diakses pada 17 Maret 2012)

Menjadi penduduk Indonesia wajib berbangga karena memiliki warisan budaya yang sarat akan unsur artistik. Batik tidak hanya balutan kain, tetapi juga mengandung filosofi mendalam. Sebagai penerus bangsa, wajib menjaga budaya agar tidak tergerus oleh jaman. Banyak cara untuk terus melestarikan Batik Indonesia sebagai warisan budaya. Salah satunya adalah memanfaatkan media audio visual.

Penguasaan informasi melalui monopoli teknologi komunikasi, termasuk juga jaringan televisi, telah menjadi sebuah kekuatan yang mampu menguasai ideologi manusia melalui arus lalu lintas nasional yang dapat mengakomodir modal, manusia dan komoditas, informasi dan budaya umat manusia …

[Burhan Bungin, Imaji Media Massa : Konstruksi dan Makna Realitas Sosial Iklan Televisi, Hal 209, 2001, Penerbit Jendela, Yogyakarta]

Tidak dapat dipungkiri, televisi sudah menjadi bagian dari masyarakat. Ada baiknya televisi juga memiliki agenda promosi budaya. Berikut beberapa hal untuk mempopulerkan Batik Indonesia melalui tayangan televisi.

BATIK DAN ACARA TELEVISI

Sinetron

Sinetron tengah menjadi salah satu raja rating hingga saat ini. Tak pelak banyak penonton yang gemar mengikuti semua tampilan di sinetron. Mulai dari pakaian, model rambut, warna kuasan kosmetik, tingkah laku hingga bahasa yang digunakan. Mengapa tidak menggunakan batik saja sebagai kostum?

Para pemain sinetron dapat menggunakan wardrobe yang mengandung corak batik sehingga secara tidak langsung dapat menjadi contoh bagi masyarakat. Secara perlahan, penonton akan menyerap kalau batik sudah menjadi pakaian sehari-hari. Toh sebagian masyarakat menilai sinetron adalah cermin kehidupan saat ini.

Musik

Kalau melihat televisi nasional, sekarang sedang maraknya acara-acara musik.  Banyak pula dari acara musik tersebut yang menjadi acara terfavorit. Kita dapat menggunakan tingginya minat penonton terhadap tayangan musik untuk memasyarakatkan batik.

Para pembawa acara, penyanyi, serta penonton baiknya menggunakan kostum batik. Saat ini sudah ada acara musik dengan konsep tersebut. Sayangnya hanya berlaku dalam satu hari. Andaikan presentasi antara dress code batik lebih besar daripada pakaianumum, maka akan lebih menaikkan pamor batik di negeri ini.

Komedi

Peliknya suasana politik, kriminalitas yang tinggi dan tekanan hidup, membuat acara bersifat humor laku di Indonesia. Setiap penonton lebih memilih acara yang menggelitik sebagai alat melepas penatnya otak. Baiknya fenomena ini dapat dimanfaatkan untuk memaksimalkan batik.

Seiring maraknya acara komedi, juga dapat menjadi ajang promosi batik. Misalnya, kisah komedi dengan latar belakang lingkungan Aceh dapat menggunakan kostum Batik Aceh, dan adegan komedi pun semakin hidup.

Iklan

Iklan kerap kali menjadi pusat mode dan gaya hidup. Banyak wanita memilih kosmetik yang mengandung whitening karena tampilan iklan di televisi. Ribuan lelaki ingin memiliki badan sixpact setelah menilai lelaki sejati itu bertubuh kotak-kotak. Ratusan anak-anak minta dibelikan salah satu jajanan setelah menonton iklan televisi. Mengapa tidak pula memanfaatkan iklan untuk promosi batik?

Ada baiknya iklan di televisi sering menggunakan kostum batik. Kalau ditelisik, hampir semua produk dapat menggunakan kostum batik. Produk kecantikan, produk domestik, atau produk untuk kalangan pria juga dapat memilih model dengan balutan kain batik.

Berita

Sebagian besar pembaca acara berita menggunakan jas, blazer, atau kemeja umum. Beberapa presenter berita juga sudah memilih batik saat tampil di televisi. Ada baiknya para pembaca berita itu juga menggunakan kemeja batik, blazer dengan nuansa batik, atau duduk di atas sofa batik. Semua akan lebih sempurna apabila tamu dalam acara berita juga menggunakan batik. Diharapkan batik akan terlihat lebih elegan oleh mereka sehingga akan semakin popular.

BATIK TIDAK SELALU ELIT, FORMAL DAN KUNO

“Batik tulis kan mahal.”

“Batik itu untuk kalangan atas.”

“Batik kan buat acara resmi.”

Beragam pendapat sudah mendekam di otak masyarakat mengenai Batik Indonesia. Pertama, Biaya kreatifitas pembatik tulis wajib kita hargai jerih payahnya. Wajar kalau harganya di atas batik cap. Kedua, banyak pemakai batik hanya di resepsi pernikahan, acara resmi, dan bekerja di kantor.

Batik masih identik dengan hal yang berbau tradisional, sehingga seakan tidak sejajar dengan dunia modern masa kini. Apalagi ada kain batik berubah menjadi daster. Daster yang umumnya digunakan oleh para Ibu-Ibu ke pasar, di rumah, atau nggerumpi di latar depan bersama teman satu geng di kompleks. Daster itu identik dengan ukuran besar, kuno, dan tidak fashionable. Tapi setujukah dengan image batik tersebut?

Saat ini, perkembangan kreasi batik juga meningkat seiring informasi yang mudah didapat. Banyak pemuda-pemudi Indonesia yang belajar dunia fashion dari dalam maupun luar negeri. Mereka membuat batik tidak hanya sebagai baju, seperti sebelumnya. Mereka menciptakan hasil lain dari kain batik. Ada berbagai jenis pakaian hingga aksesoris dari kain batik.

1. Bolero Batik

Bolero adalah salah satu pakaian atasan wanita. Umumnya bolero dari kain non batik atau berbahan rajutan. Tapi, banyak bolero batik ditawarkan kini. Warnanya juga beragam menjadi daya tarik tersendiri bagi pemakainya.

2. Kaos Batik

Kaos umumnya polos, atau ditambah sablon gambar tertentu, atau tambahan bordir. Kaos batik juga sudah mulai merambah di fashion Indonesia. Ada kaos yang full batik. Ada pula kaos yang memadukan katun dengan desain batik. Semua tergantung selera masing-masing.

3. Tas Batik

Tas menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Tas sebagai bagian dari bersekolah, bekerja, atau jalan-jalan di pusat perbelanjaan. Sekarang, sudah banyak pilihan tas batik. Mulai dari tas selempang, tas punggung, tas kecil, dan beragam tas lainnya.

4. Sprei Batik

Sprei yang ada umumnya bergambar tokoh kartun, bunga, desain abstrak, dan lain-lain. Saat ini sudah ada sprei dengan desain batik. Selain sprei, ada juga bed cover, pembungkus bantal ruang tamu, hingga tirai.

5. Souvenir Batik

Cindera mata para undangan pernikahan juga banyak yang bernuansa batik. Ada gantungan kunci batik, dompet batik, kipas batik, sandal batik, tas kecil batik, dan lain-lain.

Dan… masih banyak lagi.

Semua bolero batik, kaos batik, tas batik, sprei batik, hingga barang-barang souvenir batik juga dapat digunakan dalam berbagai acara di televisi. Para pemain sinetron, presenter musik, pelawak di televisi, pembawa berita, dan model iklan dapat menggunakan pakaian hingga aksesoris Batik Indonesia. Sehingga penonton juga akan terbiasa menggunakan batik dalam hari-harinya.

FILOSOFI BATIK DAN TELEVISI

Batik Indonesia tidak sekedar perpaduan goresan elok belaka. Ada makna dibalik setiap pola batik. Sayangnya, belum banyak masyarakat memahami seutuhnya arti dari desain batik. Maka, Televisi dapat menjadi salah satu sumber informasi yang ringan seputar makna simbolik desain batik. Tentu saja, penyampaiannya harus ringan.

Batik Yogyakarta

Kasatrian.

Kegunaan : Dipakai pengiring waktu upacara kirab pengantin.

Makna filosofi : pemakai agar kelihatan gagah dan memiliki sifat ksatria.

[Batik : Mengenal Batik dan Cara Mudah Membuat Batik, Tim Sanggar Batik Barcode, hal. 23, 2010, Penerbit Tim Sanggar Batik Barcode Dan KataBuku, Jakarta]

Kisah sinetron umumnya berada di kota besar. Tokoh utama laki-laki dapat menggunakan Batik Yogyakarta Kasatrian. Tanpa lupa sedikit menjelaskan makna ukiran batik yang  sedang dipakainya.

Misalnya, “Aku lagi pakai Batik motif Kasatrian dari Yogyakarta. Konon melambangkan sosok yang gagah bagi si pemakai.”

Batik Cirebon

Mega Mendung

Kegunaan : Acara-acara resmi.

Makna filosofi : Motif mega mendung melambangkan pembawa hujan yang dinanti-nantikan sebagai pembawa kesuburan, dan pemberi kehidupan.

[Batik : Mengenal Batik dan Cara Mudah Membuat Batik, Tim Sanggar Batik Barcode, hal. 53, 2010, Penerbit Tim Sanggar Batik Barcode Dan KataBuku, Jakarta]

Acara musik agaknya sesekali menyelipkan informasi filosofi Batik.

Misalnya para presenter musik mengatakan, “Aku lagi pakai Batik Cirebon motif Mega Mendung. Ini ada maknanya lho. Filosofinya melambangkan pembawa hujan yang dinanti-nantikan sebagai pembawa kesuburan, dan pemberi kehidupan.”

Batik Bengkulu

Rejang Lebong

Kegunaan : Motif kain besurek yang bertuliskan huruf arab yang dapat dibaca, kain ini sangat sakral, terutama pada pemakaian kain upacara adat pengantin dan untuk menutupi mayat.

Makna filosofi : Hubungan manusia dengan Tuhan.

[Batik : Mengenal Batik dan Cara Mudah Membuat Batik, Tim Sanggar Batik Barcode, hal. 73, 2010, Penerbit Tim Sanggar Batik Barcode Dan KataBuku, Jakarta]

Para komedian dapat menggunakan batik motif Rejang Lebong. Di sela-sela bahan candaannya, wajib menyelipkan kalimat yang mengisyaratkan makna di balik batik tersebut.

Misalnya :

Cowok : Neng, Bapaknya pembatik di Bengkulu ya?

Cewek : Kok tau, Bang?

Cowok : Habisnya Neng telah memancarkan aura sakral, seperti filosofi Batik Bengkulu motif Rejang Lebong yang Abang pakai ini.

BATIK DAN TELEVISI

Melalui propaganda cinta Batik Indonesia di televisi, maka tiada lama lagi makin banyak masyarakat yang perduli dengan kelestarian budaya kita. Batik sebagai salah satu warisan budaya yang wajib dipertahankan. Salah satunya dapat memaksimalkan paparan dari televisi.

Dengan maraknya Batik Indonesia di televisi, dapat menyadarkan masyarakat untuk menggunakan batik di berbagai tempat. Batik tidak hanya hadir di acara pernikahan, di kantor, dan di sekolah. Tetapi hampir di seluruh tempat. Ada remaja berkaos batik, ada wanita jalan ke pusat perbelanjaan dengan membawa tas batik, ada rumah yang berhiaskan dari kain batik. Karena Batik Indonesia adalah warisan budaya yang sarat filosofi dan wajib dipelihara keberadaannya.

Keliling desa pakai kuda,

Bersama cewek cantik.

Batik Indonesia…

Warisan budaya yang paling eksotik!!!

Disertakan pada lomba Blog Entry bertema Batik Indonesia, kerja sama Blogfam dan http://www.BatikIndonesia.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: